Selasa, 25 Oktober 2022

Materi 6 : PENGENALAN INTERNET

 PENGENALAN INTERNET



1. Definisi Internet

            Menurut akhmad Fauzi dalam bukunya yang berjudul pengenalan teknologi informasi, Internet merupakan media komunikasi menggunakan jaringan komputer dan saluran telekomunikasi yang saling dihubungkan. Media penghubung tersebut bisa melalui kabel, kanal satelit maupun frekuensi radio, sehingga komputer-komputer yang terhubung tersebut dapat saling berkomunikasi. Setiap komputer yang terhubung dengan jaringan tersebut, diberikan sebuah nomor yang unik, dan berkomunikasi satu sama lainnya dengan bahasa komunikasi yang sama. Bahasa komunikasi yang sama ini disebut protokol. Protokol yang digunakan di internet adalah TCP/IP ( Transmission Control Protocol / Internet Protocol ).


Sebagian aktivitas yang dapat ditangani oleh Internet:

1. Sistem pembelajaran jarak jauh

2. Sistem telepon

3. Pencarian Lowongan kerja

4. Transfer Uang.


2. Sejarah Singkat Internet

        Berasal dari ARPANet, suatu proyek yang dimulai dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat pada tahun 1969, suatu percobaan dalm reliable networking (jaringan secara terpercaya) untuk menghubungkan antara DOD dengan kontraktor penelitian militer, termasuk sejumlah besar universitas yang melakukan penelitian dengan dana militer. ARPA merupakan singkatan dari Advanced Research Projects Agency, cabang dari Defence (Pertahanan) yang mempunyai kewajiban membagi-bagikan uang grant. Sehingga menjadi DARPA (Defence-ARPA). ARPANet mulai dengan 3 komputer kecil yang dikoneksi di California digabungkan dengan satu di Utah, tetapi secara cepat berkembang di seluruh kontinen. Internet ini mulai tumbuh pesat pad dekade 1990.


3. Kebutuhan untuk koneksi internet

        a. Modem
        b. Telepon
        c. Software
        d. Internet Service Provider


CARA MENGAKSES INTERNET


Ada berbagai cara dalam mengakses Internet yaitu Warung Internet, Sarana Internet pada Perusahaan atau Kampus, dan dengan cara berlangganan.


Ada 3 cara menjalankan internet, asumsi komputer telah terkoneksi ke ISP: 

1. Menggunakan menu • Klik START – PROGRAM – INTERNET EXPLORER

2. Menggunakan icon di desktop 

3. Menggunakan icon di taskbar


ISTILAH DALAM INTERNET 

* WEB SITE

    Tempat sekumpulan halaman web milik seseorang atau suatu perusahaan dikumpulkan dan dikemas. * HOMEPAGE
    Istilah untuk menyebutkan halaman pertama yang akan muncul jika sebuah situs web diakses.
* URL (Universal Resource Locator)
Alamat yang unik dan khas setiap halaman dan situs dalam WWW. Bentuk dasar ; protocol://hostname/[path/[filename]] Contoh : http://www.yahoo.com


ISTILAH DALAM INTERNET Cont

➤Protocol

Suatu mekanisme yang sudah distandarkan untuk mentransfer atau manipulasi data. 

➤HTTP (HyperText Transfer Protocol) 

Suatu protocol internet yang digunakan oleh WWW. 

➤Host

Alat yang memiliki Internet protocol (IP) Address di suatu network TCP/IP atau Internet. 

➤HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE (HTML)

 Suatu bahasa yang menggunakan tanda-tanda tertentu (tag) untuk menyatakan kode-kode yang harus ditafsir oleh browser agar halaman tersebut dapat ditampilkan secara benar. 


Kegunaan Internet 

1. Informasi yg didapatkan lebih cepat & murah
2. Mengurangi biaya kertas & pemasaran ("paperless environment")
3. Sebagai media promosi 4. Pengenalan, dan pemesanan produk
5. Komunikasi Interaktif E-mail, dukungan pelanggan dengan WWW, Video Conferencing, Internet Relay Chat (IRC), Internet Phone (VoIP = Voice Over Internet Protocol)
6. Sebagai alat penelitian dan pembangunan (Research and Development)
7. Pertukaran data (informasi) Mengenal Alamat IP (Internet Protocol) Alamat IP berupa susunan angka : a.b.c.d. Dengan masing-masing a,b,c,d berupa sebuah bilangan 0 sampai dengan 255. Alamat IP dapat juga dengan melalui nama domain Contoh : bsi.ac.id 



4. Komponen Layanan Internet 

a. E-mail
b. Newsgroup
c. Mailing List
d. Telnet
e. FTP f. Talk, Chat, VoIP g. WW


Surat Elektronik (E-mail) 

Merupakan salahsatu fasilitas internet yang memungkinkan seseorang mengirim dan menerima surat secara elektronik. E-mail banyak digunakan dengan alasan mudah dalam pengiriman dan cepat dalam penyampaian. 


Isi E-Mail : 


To : menyatakan alamat e-mail yang dituju 

Cc : singkatan dari carbon copy, menyatakan alamat e-mail orang lain yang mendapat tembusan surat.

Bcc : singkatan dari blind carbon copy, menyatakan orang yang mendapatkan tembusan tetapi yang disebut dalam to tidak mengetahui bahwa alamat e-mail ditembuskan ke orang lain 

Subject : menyatakan inti dari surat 



Newsgroup

         Mirip dengan mailing list, Merupakan aplikasi internet yang berupa bulletin elektronik board yaitu group-group diskusi lewat internet.


Mailing list 

         Adalah perkembangan dari e-mail, seseorang yang sudah mempunyai e-mail dapat berlangganan (member) berita-berita (newsletter) ataupun informasi-informasi lain dari suatu topik yang tertentu, atau sebagai wadah bergabung kelompok/group orang-orang dengan kesamaan minat/hooby pekerjaan dsb. Mirip dengan Komunitas Sahabat pena jaman dulu. Saat ini mailing list atau sering disebut Milis jadi wadah komunikasi via e-mail antara member satu sama lainnya, Untuk menjadi member dalam satu komunitas pada mailing list kita harus mendaftarkan email kita pada seorang Moderator milis supaya dicatat dan bergabung jadi member di group tersebut.


Contoh: 

• Milis komunitas Dosen di Indonesia di: Dosen@yahoogroups.com
• Milis komunitas orang-orang manajemen Indonesia di: Managerindonesia@yahoogroups.com
• dsb 


Telnet

Adalah fasilitas yang memungkinkan seseorang dapat menghubungkan diri ke komputer lain yang berjarak jauh. Jadi Telnet memungkinkan PC kita menjadi terminal untuk mengakses komputer tersebut.


File Transfer Protokol (FTP)

Adalah suatu aplikasi yang memungkinkan pengguna (user) internet dapat mengambil data (download) di situs-situs website dalam bentuk gambar, foto, suara, artikel, tulisan, aplikasi-aplikasi utility dan sebagainya ke komputer user, ataupun sebaliknya (Upload) Contoh aplikasi yang memungkinkan untuk download dan upload data di internet: • Mozilla Firefox • Internet Explorer • Opera • Dan lainnya… Talk, Chat, VoIP Talk, Chat, VoIP Adalah fasilitas yang memungkinkan pengguna (user) internet secara langsung dapat melakukan komunikasi secara interaktif dua arah antara satu komputer satu dengan komputer lainnya. Contoh aplikasi utility untuk Talk, Chat: • Yahoo messenger (www.yahoo.com) • Mirc (www.mirc.net) • MSN Messenger (www.msn.net) • Hotmail Messenger (www.hotmail.com) • Dan lainnya…


World Wide Web (WWW) 

Adalah salah satu aplikasi internet yang sangat populer digunakan saat ini, sering disebut The Web atau Website Awalnya dikembangkan pada tahun 1990 di CERN (Laboratorium Fisika Partikel) di Swiss. Dua hal kelebihan daripada www atau website: 

1. Informasi dapat ditampilkan dalam bentuk multimedia interaktif seperti gambar, suara, disamping tulisan teks dan umumnya friendly user. 

2.  Informasi yang ditampilkan www dapat menghubungkan ke link informasi dokumen (homepage) lewat hypertext yang dibuat menggunakan Hyper Text Markup Languange (HTML) 

3.  AplikasiWWW ini kadang disebut "The Killer Application" atau "the world is at your fingertip" karena kita bisa mendapatkan informasi dengan mudah, bukan sekedar teks bahkan gambar (images), maupun multimedia.



Dalam aplikasi ini banyak kemudahan yang dapat dilakukan seperti : 

• Memesan atau membeli suatu barang secara online 

• Mendaftar secara online

• Multimedia

• Dll Browser internet pertama yang dipakai adalah Mozaic dengan menggunakan konsep GUI yang dikembangkan oleh NCSA pada tahun 1993.


Jenis Domain dari Website


Ada banyak website di dunia maya (internet) milik perorangan, perusahaan swasta, pemerintah, lembaga pendidikan, dan sebagainya yang bisa kita ketahui dengan melihat subdomain dibelakang domain website-nya,
.com : Company, sifatnya komersil milik perusahaan swasta atau lembaga usaha pencari laba
.org : Organization, situs milik organisasi/yayasan yang tidak mencari laba.
.ac : Academic, situs tentang pendidikan/perguruan tinggi .net : Network, situs berupa jaringan dari url atau web lainnya.
.mil : Millitary, situs milik militer
.gov/.go: Governance, situs milik pemerintahan
.edu : Education, situs tentang pendidikan  


Definisi Browsing

    Jika kita ingin menjelajahi World Wide Web (WWW) maka kita membutuhkan sebuah aplikasi (software) yang sering disebut Browser. Ada beberapa Browser yang biasa digunakan yaitu Netscape Navigator atau Netscape Comunicator, Internet Explorer, Opera dan Spry Mosaic.

    Browser digunakan untuk mencari informasi di internet atau untuk menelusuri web site dari seluruh jaringan internet di seluruh dunia. Untuk mencari informasi atau menelusuri web site kita dapat langsung menuju pada alamat web site yang dituju atau dengan mesin pencari (Search Engine ).

 Struktur Alamat Web 

Contoh : http ://www.bsi.ac.id/ 

Keterangan : 

http: Service transfer yang digunakan di dalam web, selain http (HyperTex Transfer Protokol ) juga ada FTP (File Transfer Protokol ).

www : Alamat informasi di internet,

bsi.ac.id : Alamat informasi yang dituju atau yang diinginkan dalam internet.


Web site dan Web Hosting Website


Web site atau situs adalah sebuah lokasi di internet yang memiliki akses ke semua pengguna internet dan dapat saling bertukar dokumen dengan cara menghubungkan satu sama lain dalam suatu jaringan yang saling terhubung melalui jaringan komunikasi seperti kabel telepon. 

Webhosting adalah tempat seseorang bisa menyimpan data atau dokumen di sebuah web server dan data atau dokumen ini tersambung dengan internet dengan harapan dapat diakses oleh orang lain.


 Search Engine

    Search engine (mesin pencari elektronik) Adalah aplikasi yang terdapat situs-situs milik perusahaan besar yang memungkinkan kita dapat memperoleh informasi yang lebih luas dan banyak, saat ini sudah ratusan ribu situs-situs (website) di dunia internet dengan berbagai macam ragam yang tidak mungkin ditemukan secara manual. 


Situs-situs yang menyediakan fasilitas search engine: • www.yahoo.com • www.google.com • www.altavista.com • www.plasa.com • Dan lainnya…


Cara menggunakan Search Engine

Karena banyaknya situs-situs internet membuat kita kesulitan mencari informasi yang diperlukan, untuk itulah fungsi search engine sangat berguna karena dapat mencari informasi yang kita butuhkan secara cepat. Misalnya kita ingin mencari informasi tentang BSI namun kita tidak tahu situsnya, maka kita kunjungi www.google.com dan pada search engine-nya ketikkan kata kunci “BSI” maka semua info tentang BSI baik gambar, tulisan suara akan ditampilkan. Sepuluh Hak & Prinsip Internet Internet menawarkan kesempatan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam mewujudkan hak asasi manusia, dan memainkan peranan yang semakin penting pada kehidupan kita sehari- hari. Oleh karena itu penting bahwa semua pelaku, baik publik dan swasta, menghargai dan melindungi hak asasi manusia di Internet. Langkah-langkah juga harus diambil untuk memastikan bahwa Internet berjalan dan berkembang dengan cara yang memenuhi hak asasi manusia semaksimal mungkin. Untuk membantu mewujudkan visi lingkungan Internet berbasis hak, 10 Hak dan Prinsip tersebut adalah: 

1. Keuniversalan dan Kesetaraan Semua manusia terlahir bebas dan setara dalam harga diri dan hak, yang harus dihargai, dilindungi dan dipenuhi dalam lingkungan daring. 

2. Hak dan Keadilan Sosial Internet merupakan ruang bagi penggalakan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia dan kemajuan keadilan sosial. Semua orang memiliki tugas untuk menghargai hak asasi manusia lain di lingkungan daring. 

3. Aksesibilitas Semua orang memiliki hak yang sama untuk mengakses dan menggunakan Internet yang aman dan terbuka. 

4. Ekspresi dan Berasosiasi Semua orang berhak mencari, menerima, dan menyampaikan informasi secara bebas di Internet tanpa penyensoran atau campur tangan lainnya. Semua orang juga berhak untuk berkumpul secara bebas melalui dan di Internet, demi tujuan sosial, politik, budaya atau lainnya. 


5. Privasi dan Perlindungan Data Semua orang memiliki hak terhadap privasi daring. Hal ini termasuk kebebasan dari pengintaian, hak untuk menggunakan enkripsi, dan hak untuk daring secara anonim. Semua orang juga memiliki hak terhadap perlindungan data, termasuk kendali atas pengumpulan data pribadi, penyimpanan, pengolahan, penghilangan dan penyingkapan.

6. Kehidupan, Kebebasan dan Keamanan Hak untuk hidup, kebebasan, dan keamanan harus dihargai, dilindungi dan dipenuhi secara daring. Hak tersebut tidak boleh dilanggar, atau digunakan untuk melanggar hak lainnya, dalam lingkungan daring. 

7. Keberagaman Keberagaman budaya dan linguistik di Internet harus digalakkan, dan inovasi teknis serta kebijakan harus didorong untuk memudahkan kemajemukan ekspresi. 

8. Kesetaraan Jaringan Semua orang akan memiliki akses universal dan terbuka ke konten Internet, bebas dari pembuatan prioritas diskriminatif, penyaringan atau kendali lalu lintas dengan alasan komersial, politik atau lainnya.

9. Standar dan Peraturan Arsitektur Internet, sistem komunikasi, dan dokumen serta format data akan berdasarkan standar terbuka yang memastikan interoperabilitas lengkap, pencantuman dan kesempatan yang sama untuk semuanya. 

10. Tata Kelola Hak asasi manusia dan keadilan sosial harus membentuk dasar hukum dan normatif yang Internetnya beroperasi dan dikelola. Hal ini akan terjadi dengan cara transparan dan multilateral, berdasarkan prinsip keterbukaan, pencantuman partisipasi dan pertanggungjawaban. 

Selasa, 18 Oktober 2022

Materi 5 : Pengenalan jaringan Komputer

Pengenalan jaringan Komputer




Jaringan komputer adalah perangkat komputer yang terdiri dari dua atau lebih dan terhubung satu sama lain.



Menurut Arifin dalam bukunya kitab suci jaringan komputer dan koneksi internet, Jaringan Komputer merupakan kumpulan dari beberapa komputer yang dihubungkan satu dengan yang lainnya dengan menggunakan protokol kumunikasi.


I. Jenis-jenis Jaringan Komputer 

A.Berdasarkan Luas Wilayah 

1. LAN ( Local Area Network) 

Jaringan LAN berfungsi untuk menghubungkan perangkat jaringan dalam kondisi jangkauan yang relatif kecil. Contoh penerapan jaringan LAN yaitu sistem jaringan pada sekolah, kantor, maupun rumah.

Media yang di gunakan untuk LAN berupa kabel (UTP atau BNC) maupun tanpa kabel(wireless)




 Berikut ini beberapa di antaranya karakteristik LAN, yaitu:

  1. Jaringan LAN tidak menggunakan jaringan telekomunikasi dari operator tambahan.
  2. Jaringan LAN biasanya digunakan guna kepentingan pribadi.
  3. Administrasi jaringan LAN dilakukan lewat administrasi lokal.
  4. Dalam sebuah jaringan LAN umumnya terdapat satu komputer yang berfungsi sebagai server yang berguna mengatur sistem agar berjalan normal
  5. Jaringan LAN berada pada ruang lingkup geografis yang lebih sempit (area kantor, kampus, sekolah, dan rumah).
  6. LAN mempunyai kecepatan perpindahan data yang lebih tinggi karena lingkupnya yang sempit
  7. LAN bisa berfungsi dengan baik tanpa adanya jalur telekomunikasi, artinya yaitu LAN tidak membutuhkan akses internet.


Keuntungan menggunakan jaringan LAN :
*  Saling bertukar file (file sharing) 
* Pengamanan data dalam bentuk backup dapat di simpan di beberapa komputer backup. 
* Penggunaan peralatan seperti printer secara bersama. 
* Dapat membuat sistem client-server sehingga penggunaan dan manajemen data terpusat. 
* Mendia komunikasi antar pengguna tanpa pulsa 
* Media monitoring dan maintenance dengan sistem remote 
* Seluruh komputer dalam jaringan Dapat dihubungkan ke internet. 
*  Dapat berbagi sumber daya dalam suatu proses


2. Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan Area Network (MAN) adalah sebuah jaringan komputer suatu kota yang memiliki transfer data dengan kecepatan tinggi. Jaringan tersebut biasanya menghubungkan berbagai lokasi dalam satu kota, misal perkantoran, kampus, pemerintahan dan sebagainya. Jaringan MAN merupakan gabungan jaringan LAN yang hanya bisa menghubungkan satu gedung saja.




3. Jaringan WAN (Wide Area Network)

Jaringan WAN adalah singkatan dari Wide Area Network, yang digunakan untuk mendefinisikan salah satu jaringan yang cakupan wilayahnya sangat besar.

WAN adalah bentuk Jaringan komputer dengan skala yang sangat luas berupa jaringan komputer antar kota, pulau, negara bahkan benua. WAN merupakan kumpulan WAN dan LAN yang saling terintegrasi, dengan WAN pertukaran data dan komunikasi antar pengguna lebih cepat, tepat dan murah. Implementasi WAN menggunakan tehnologi yang canggih seperti satelit dan gelombang electromagnetic tranfer data dengan kecepatan tinggi seperti ISDN, DSL dan tehnologi stasiun bumi mikro (VSAT). Kumpulan WAN membentuk Internet working yang biasa di kenal dengan istilah Internet.


B.Berdasarkan Konfigurasinya

 
1. Peer-to- peer


Konfigurasi ini digunakan pada jaringan dengan jumlah komputer yang sedikit, dimana masing-masing komputer memiliki status kedudukan yang sama dan tidak memerlukan sistem yang terpusat(server). Pertukan data dapat dilakukan dengan sistem file sharing. Tiap komputer dapat menggunakan perangkat printer bersama dengan sistem printer sharing.
Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Peer-to-Peer
a. kelebihan jaringan peer-to-peer adalah:

*Implementasinya murah dan mudah.
*Tidak memerlukan software administrasi jaringan khusus.
*Tidak membutuhkan administrator jaringan


b. kekurangan dari jaringan peer-to-peer adalah:
* Tidak cocok digunakan untuk jaringan dalam skala besar, karena administrasi menjadi tidak terkontrol.
*  Tiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administratif agar dapat mengamankan komputernya masing-masing.
* Tingkat keamanannya rendah
* Semakin banyak yang dishare, akan mempengaruhi kinerja komputer

2. Client /Server


Jaringan Client-Server memiliki dua komponen utama. Yaitu Client dan Server.
Sesuai namanya, Server atau penyedia layanan adalah komputer yang memberikan layanan untuk komputer klien. Layanan itu bisa berupa data, akses atau bahkan multi service seperti file server, mail server atau web server.


Sementara Client atau Workstation adalah komputer yang menerima layanan/ fasilitas yang disediakan oleh komputer server.


Jadi, intinya, jaringan Client-Server adalah jaringan di mana di dalam jaringan tersebut ada satu komputer yang sudah didedikasikan untuk menjadi server (Dedicated-Server), dan komputer yang lainnya bertindak sebagai klien.

Kelebihan dan Kekurangan Client-Server


a. Kelebihan Jaringan Client-Server
*Karena hanya ada satu administrator yang mengatur sistem dalam jaringan, maka sudah dapat dipastikan kalau keamanan dan administrasi dalam jaringan client-server lebih baik.
*Server tidak terbebani sebagai workstation sehingga memiliki kecepatan akses yang lebih tinggi.
*Semua data dapat di-back up karena kontrol terpusat dilakukan oleh server.

b. Kekurangan Jaringan Client-Server
*Biaya operasional yang mahal.
*Komputer yang akan dijadikan server haruslah komputer yang memiliki spesifikasi tinggi.
*Karena yang mengatur hubungan antara server dan workstation adalah server, maka apabila server mengalami gangguan, seluruh jaringan akan terganggu.


"MEDIA TRANSMISI KABEL DAN NIRKABEL "

        Menurut Arifin dalam bukunya kitab suci jaringan komputer memerlukan media transmisi untuk menghubungkan satu komputer/terminal dengan komputer/terminal lainnya. Melelui media transmisi data dan informasi akan dialirkan sehingga membentuk jaringan komunikasi komputer.

A. Kabel

 
Wire Network adalah jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media penghantar. Jadi, data mengalir pada kabel. Kabel yang umum digunakan pada jaringankomputer biasanya menggunakan bahan tembaga. Ada juga jenis kabel lain yang menggunakanbahan sejenis fiber optic atau serat optik. Biasanya bahan tembaga banyak digunakan pada LAN.
Kabel yang digunakan pada jaringan komputer ada berbagai macam jenis mulai dari yang penghantarnya pendek hingga jauh, dari yang penghantarnya lambat hingga cepat.

Kabel yang biasa digunakan dalam jaringan ada 3 jenis, Berikut ini berbagai jenis kabel yang umum dipakai:

Kabel yang biasa digunakan dalam jaringan ada 3 jenis, yaitu:


1. Coaxial

Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:

**  Coaxial baseband (kabel 50 ohm) –digunakan untuk transmisi digital.
** Coaxial broadband (kabel 75 ohm) –digunakan untuk transmisi analog.


Tipe kabel coaxial juga dibagi 2, yaitu:


a. Thin (thinnet)

Kabel jenis ini lebih fleksibel, lebih gampang digunakan, dan lebih murah daripada kabel thick.

b. Thick (thicknet)
Lebih tebal, susah dibengkokkan, jangkauannya labih jauh daripada thin, dan harganya lebih mahal daripada thin.

 Kelebihan:
* Hampir tidak terpengaruh nois
* Harga relatif murah

 

 Kelemahan:
* Penggunaannya mudah dibajak
* Phick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang


2. Twisted Pair


Kabel ini sering digunakan pada kabel telepon. Pada komputer konektornya adalah RJ-45. Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu:


a. STP (Shielded Twisted Pair) Di dalamnya ada satu lapisan pelindung kabel internal yang fungsinya melindungi data dari gangguan pada saat ditransmisikan.
b. UTP (Unshielded Twisted Pair)
Tidak memiliki lapisan pelindung.

Kelebihan:
* Harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya
* Mudah dalam membangun instalasi

Kelemahan:
* Jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps)
* Mudah terpengaruh noise (gangguan)

3. Fiber Optic (Serat Optik)
Ukuran kabel ini kecil dan terbuat dari serat optik. Kabel ini dibagi menjadi 2, yaitu:


a. Multi mode
Penjalaran  cahaya dari satu ujung ke ujung lainnya pada kabel jenis ini dapat melalui beberapa lintasan cahaya karena diameter intinya (core) cukup besar (50 mm).

b. Single mode

Diameter intinya hanya 3-10 mm sehingga penjalaran cahaya hanya dapat melalui satu lintasan.

Kelebihan:
* Ukuran kecil dan ringan
* Sulit dipengaruhi interferensi/ gangguan
* Redaman transmisinya kecil
* Bidang frekuensinya lebar

Kelemahan:
* Instalasinya cukup sulit
* Tidak fleksibel
* Harga relatif mahal

B. Wireless
    Wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan hubungan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti kabel. Saat ini teknologi wireless berkembang dengan pesat, secara kasat mata dapat dilihat dengan semakin banyaknya pemakaian telepon sellular, selain itu berkembang pula teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.

Wireless LAN menggunakan gelombang elektromagetik (radio dan infra merah) untuk melakukan komunikasi data menyalurkan data dari satu point ke point yang lain tanpa melalui fasilitas fisik. Koneksi ini menggunakan frekuensi tertentu untuk menyalurkan data tersebut, kebanyakan Wireless LAN menggunakan frekuensi 2,4 GHz.
Kelebihan dan Kekurangan Wirelles:
Kelebihan :
1. Pemeliharaan murah
2. Infrastruktur berdimensi kecil
3. Pembangunan cepat
4. Mudah dan murah untuk direlokasi dan mendukung portabilitas
5. Koneksi internet akses 24 jam
6. Akses internet yang cepat
7. Bebas tanpa pulsa telepon
8. Ramah lingkungan
9. Memungkinkan menjangkau tempat yang sulit secara geografis


Kekurangan :
1. Biaya peralatan mahal
2. Delay yang sangat besar
3. Kesulitan karena masalah propagasi radio
4. Keamanan data
5. Kapasitas jaringan karena keterbatasan spektrum
6. Rentan terhadap noice


Sabtu, 08 Oktober 2022

MATERI 4 : New Digital Teknologies



I. Big Data

Banyak perdebatan yang signifikan tentang apa itu Big Data dan apa jenis keterampilan yang diperlukan untuk penggunaan terbaik dari Big Data tersebut. Banyak yang menulis tentang Big Data dan kebutuhan untuk analisis yang canggih dalam industri, akademisi, dan pemerintah, maupun lainnya.

Big Data, mengapa analisis canggih diperlukan, perbedaan Data Science vs Business Intelligence (BI), dan apa peran baru yang diperlukan untuk ekosistem Big Data.

apa itu perbedaan Data Science dan Business Intelligence (BI) ?

1. Data science merupakan ilmu yang sedang naik daun saat ini yang dibangun berdasarkan disiplin ilmu matematika, statistik, dan komputer. Kombinasi disiplin ilmu tersebut membuat data science powerful untuk mengolah big data. D Data science mengolah big data dimana berisi data terstruktur maupun tidak terstruktur. Jadi tidak hanya data numerik saja, tetapi juga data berupa suara, gambar, teks, dan sebagainya. Contoh penerapan data science di bidang kesehatan yang paling relevan dengan kondisi sekarang ini adalah untuk mengetahui perkembangan Covid-19 di Indonesia. Dengan mengetahui perkembangannya, pemerintah akan lebih mudah dalam mengambil tindakan yang dapat menahan persebaran virus.

2. Business Intelligence kerap disamakan dengan business analyst. Keduanya sama-sama penting namun memiliki perbedaan mendasar. Business analyst hanya memiliki tugas sampai sebatas menganalisis data, sementara business intelligence wajib memaparkan hasil analisisnya.

Gambaran Umum BIG DATA

Dari sudut pandang ilmu pengetahuan, media penyimpanan pada hardware yang dapat digunakan adalah HDD, FDD, dan yang sejenisnya. Sedangkan media penyimpanan pada jaringan biologi, pada diri kita dikaruniai Otak oleh Sang Creator atau Sang Pencipta. Seberapa penting mengolah data-data yang kecil kemudian berkumpul menjadi data yang besar (Big Data) tersebut.

* HDD

HDD adalah Hard Disk Drive yang merupakan salah satu komponen komputer yang masuk dalam kategori storage device.

Fungsi dari HDD adalah untuk menyimpan data permanen pada komputer atau laptop. Maksud dari data permanen ini adalah data yang disimpan tidak akan hilang apabila komputer atau laptop dimatikan. Berbeda dengan data sementara yang disimpan pada RAM.


* Floppy Disk

Floppy Disk adalah perangkat penyimpanan generasi awal di era 90’an yang sempat jaya namun sekrang ini sudah mulai ditinggalkan. Adapun saat itu Floppy Disk memiliki kapasitas penyimpanan dan ukuran yang berbeda-beda. Floppy Disk juga disebut sebagai disket / diskette yang mana hanya bisa dibaca melalui perangkat khusus yang disebut Floppy Disk Drive sebagai alat bantu utama pemindahan data antar komputer.



Elemen penting dalam BIG DATA :

* Data (Facts, a description of the World)

* Information (Captured Data and Knowledge): Merekam atau mengambil Data dan Knowledge pada satu waktu tertentu (at a single point). Sedangkan Data dan Knowledge dapat terus berubah dan bertambah dari waktu ke waktu.

* Knowledge (Our personal map/model of the world): apa yang kita ketahui (not the real world itself) Anda saat ini tidak dapat menyimpan pengetahuan dalam diri anda dalam apa pun selain otak, dan untuk membangun pengetahuan perlu informasi dan data.

Menurut McKinsey Global (2011), Big Data dapat didefinisikan dengan data yang memiliki skala (volume), distribusi (velocity), keragaman (variety) yang sangat besar, dan atau abadi, sehingga membutuhkan penggunaan arsitektur teknikal dan metode analitik yang inovatif untuk mendapatkan wawasan yang dapat memberikan nilai bisnis baru (informasi yang bermakna).



Untuk Volume Data, Teknologi Big Data dibagi menjadi 2 kelompok: 1. batch processing yang mana digunakan untuk menganalisis data yang sudah settle (data at rest) pada satu waktu tertentu.

2. streaming processing yang mana digunakan untuk menganalisis data yang terus menerus terupdate setiap waktu (data in motion).

II. Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)

Mengapa kita memerlukan AI(Artificial Intelligence) ?

- Hampir semua permasalahan dipecahkan dengan bantuan Komputer

- Masalah semakin kompleks tidak mungkin manual lagi

- Tidak ada keterbatasan hardware lagi

- Keinginan manusia : komputer bertindak seperti manusia



Pengertian AI dapat ditinjau dari dua pendekatan

1. Pendekatan Ilmiah (a scientific Approach) Pendekatan dasar ilmiah timbul sebelum invansi kekomputer, ini tidak sama dengan kasus mesin uap, dan dapat diatasi dengan perkembangan teknologi lanjutan. Mereka tidak mengakibatkan tingkatan pada konsep.

2. Pendekatan Teknik (an Enginnering Approach) Usaha untuk menhindari difinisi AI, tetapi ingin mengatasi atau memecahkan persoalan-persoalan dunia nyata (real world problem)

Mengapa kita mempelajari AI?

* AI Mempresentasikan bagian tengah atau inti dari ilmu computer (computer science).

* Ai Mewujudkan suatu bentuk ketidak tepatan dari komputasi (kareteristik dalam matematika)

* AI mempunyai suatu kekuatan alami antarcabang ilmu, AI adalah bagian ilmu Teknik dari Cognitive Science, Cognitive Science adalah suatu perpaduan ilmu filsafat, ilmu linguistic dan ilmu fisikologi.

* AI memperlakukan representasi pengetahuan dan manipulasinya.

* Pengetahuan (knowledge) adalah pusat dari semua ilmu Teknik dan AI adalah pusat dari semua ilmu Teknik.

* Alasan penting lainnya adalah penelitian AI diharapkan menemukan atau membongkar bentuk krisis besar dalam waktunya. Krisis dibuat oleh interaksi dari teknologi, ilmiah (science) dan filsafat Program Intelligece : program yang mampu menyimpan kenyataan (facts) dan proposisi dan hubungan yang beralasan.

Sejarah dari AI

Awal pekerjaan dipusatkan pada game playing (misalnya : audio dengan kecerdasan dan permainan catur (chess player), pembuktian teorema (theorem proving) pada tugas-tugas formal.

Samual(1963) menulis sebuah program yang diberi nama checker playing program, yang tidak hanya untuk bermain game, tetapi digunakan juga pengalamnnnya pada permainan untuk mendukung kemampuan sebelumnya.

Catur juga diterima, karena banyak sekali perhatian terhadap permainan catur yang permainan yang lengkap atau kompleks, program catur disini situasinya harus jelas dan rule atau ketentuannya harus seperti dunia nyata. Kandidat AI harusmampu menangani masalah-masalah yang sulit.

Logic theorist diawal percobaan untuk membuktikan teorema matematika. Ia mampu membuktikan beberapa teorema dari bab 1 prinsip Matematika whiteheat dan Russlell.

Theorema Gelernter (1963) membuktikan pencarian area yang lain dari matematika yaitu geometri.

Pada tahun 1963. Pemecahan masalah umum mengunakan object. Pembuktian dengan abstraksi (eksternal).

Sudut Pandang AI

1. Sudut Pandang Kecerdasan

Kecerdasan buatan mampu membuat mesin menjadi cerdas (berbuat seperti yang dilakukan manusia)

2. Sudut Pandang Penelitian

Kecerdasan buatan adalah studi bagaimana membuat komputer dapat melakukan sesuatu sebaik yang dilakukan manusia

3. Sudut Pandang Bisnis

Kecerdasan buatan adalah kumpulan peralatan yang sangat powerful dan metodologis dalam menyelesaikan masalah bisnis

4. Sudut Pandang Pemrogram

Definisi Kecerdasan Buatan (AI)

Ada delapan definisi yang diajukan oleh para ahli Kecerdasan Buatan yang disajikan dalam 4 aspek kategori yaitu, 1) berpikir secara manusiawi, 2) bertindak secara manusiawi, 3) berpikir secara rasional, dan 4) bertindak secara rasional.

Masing-masing definisi dari para ahli tersebut kurang lebih adalah seperti berikut:

1. Kategori Berpikir Manusiawi “Adalah upaya baru yang menyenangkan untuk membuat komputer berpikir ... mesin-mesin bekerja dengan pikiran, dalam arti sepenuhnya dan harafiah.” (Haugeland, 1985)

“Adalah otomatisasi aktivitas-aktivitas yang terkait dengan pikiran manusia, yaitu aktivitas-aktivitas seperti aktivitas pengambilan keputusan, pemecahan masalah, belajar ...” (Bellman, 1978) 2. Kategori Bertindak Manusiawi

“Adalah seni membuat mesin-mesin yang melakukan fungsi-fungsi yang memerlukan kecerdasan (intelligence) bila dilakukan oleh manusia.” (Kurzweil, 1990)

“Adalah studi tentang bagaimana membuat komputer melakukan hal-hal dimana saat ini, orang masih lebih unggul.” (Rich and Knight, 1991) 3. Kategori Berpikir Rasional

“Adalah studi tentang kemampuan-kemampuan mental melalui penggunaan modelmodel komputasional.” (Charniak and McDermott, 1985)

“Adalah studi tentang komputasi yang memungkinkannya untuk memahami, menalar, dan bertindak.” (Winston, 1992)

4. Kategori Bertindak Rasional

“Kecerdasan Komputasi adalah studi tentang desain/rancangan tentang agen-agen (benda-benda) yang cerdas.” (Poole et al, 1998)

“AI ... adalah terkait dengan perilaku cerdas dalam berbagai artefak (benda-benda buatan manusia).” (Nilsson, 1998)

Siswanto, Kecerdasan Tiruan,2010, graha ilmu, yogyakarta

Minggu, 02 Oktober 2022

Materi 3 : Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0 (TRANSFORMASI DIGITAL)





Revolusi Industri

Alltit, 2014, mengemukakan: “Revolution literally means the turning of a wheel, but figuratively, it means a transformation that creates permanent change. The term “revolution” clearly is appropriate because of the magnitude of the changes, considered collectively, and because of their impact on the destiny of the entire world. The phrase “industrial revolution” was used by Friedrich Engels in the 1840s. Industrialization does not appear to be declining. On the contrary, it has „gone global‟ and continues to generate new thechnologies, such as the recent emergence of computers and the fascinating trend toward miniaturization. Technological changes are often accompanied by new social and political arrangements, suc as urban decentralization.

1. Revolusi Industri I

Revolusi Industri I dimulai dari ditemukannya Mesin Uap oleh James Watt pada tahun 1764.Temuan ini berdampak pada pekerjaan-pekerjaan dalam pembuatan produk yang biasanya dilakukan oleh tenaga hewan dan kekuatan manusia, yang diperlengkapi dengan peralatan sederhana, kemudian beralih menggunakan mesin bertenaga uap. Hasilnya, barang-barang dapat diproduksi dalam waktu yang relatif singkat sehingga jumlahnya melimpah dengan harga murah. Revolusi Industri I membawa peralihan dari perekonomian berbasis pertanianmenjadi perekonomian berbasis industri. Hal ini menandai dimulainya Era Mekanisasi.

2. Revolusi Industri II

Revolusi Industri 2.0 diawali dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Faraday & Maxwell sehubungan penggabungan kekuatan antara sistem magnetik dengan sistem elektrik yang menggerakan mesin proses produksi serta ditemukannya ban berjalan yang digunakan dalam proses perakitan di berbagai industri, sehingga dapat menghasilkan produk dalam jumlah besar (mass production). Lahirlah Era Elektrik.

3. Revolusi Industri III

Revolusi Industri 3.0 dimulai dari temuan internet dan komputer yang mempengaruhi pola komunikasi dan peredaran informasi di masyarakat. Juga temuan robot yang menggantikan tenaga kerja manusia dalam proses perakitan namun masih dikontrol oleh human operators. Dengan demikian, bergeser ke era otomatisasi.

4. Revolusi Industri IV

Revolusi Industri 4.0 terjadi ketika robot yang terkoneksi dengan sistem komputer, diperlengkapi dengan machine learning algorithms yang dapat belajar dan mengontrol robot itu sendiri tanpa input dari human operators yang dikenal dengan istilah artificial intellegence (AI).

Sehubungan dengan keunggulannya, Xing dan Marwala (2016) mengemukakan bahwa revolusi industri 4 mengintegrasikan rantai nilai vertikal dan horisontal dengan menghubungkan secara digital semua unit produktif dalam perekonomian. Saat ini industri di dunia, Amerika, China, dan bahkan Eropa, tengah memasuki era revolusi industri ke 4, era digital, yang menggunakan peralatan otomatisasi dan internet of things (IoT). Sekertaris Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika dari Kementerian Perindustrian pada saat meresmikan Pameran Manufacturing Indonesia 2017 menyampaikan bahwa yang terutama bagi Indonesia saat ini adalah keharusan untuk mengembangkan dan membangun sektor Industri Permesinan yang merupakan pendukung dari seluruh proses produksi pada industri lainnya khususnya pada sektor Industri Manufaktur (Kompas 9 Desember 2017).

Berbagai penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana efek dari pemanfaatan teknologi terhadap kinerja perusahaan. Kariuki (2005) memperoleh temuan bahwa e-banking memberikan dampak positif baik terhadap profitabilitas karena adanya peningkatan pangsa pasar akibat customized products, juga terhadap pelayanan yang lebih baik terhadap permintaan klien. Namun, dampaknya juga terjadi pada turnover tenaga kerja. Wachira (2013) mendasarkan penelitiannya pada Aduda & Kingoo (2012) yang menyatakan bahwa sebagian besar bank di Kenya melakukan investasi besar-besaran dalam teknologi informasi dan komunikasi. Dampaknya, kegiatan operasional bank menjadi lebih efisien. Dalam studinya, Wachire (2013) menguji pengaruh inovasi teknologi terhadap kinerja keuangan bank komersial di Kenya. Studi ini didorong oleh perubahan di sektor perbankan sejak pemerintah Kenya mengeluarkan deregulasi sehubungan dengan e-banking yang membuat banyak cabang bank ditutup dan diganti dengan yang disebut self serviced banking. Penelitiannya melibatkan profitabilitas sebagai variabel terikat dengan tiga variabel bebas, yaitu: customer independent technology (suatu teknologi yang membuat seorang konsumen dapat melakukan transaksi dengan bank tanpa berinteraksi dengan orang dalam institusi tersebut, seperti: ATM, phone banking dan internet banking), customer assisted technology (contohnya: customer relationship management system yang digunakan oleh customer service officer untuk mengenali dan memperbaharui profil konsumen dan memberikan respon terhadap kebutuhan konsumen saat dilakukan transaksi), dan customer transparent technology (teknologi yang mencerminkan operasi bank).

Big Data dan Artificial Intelegen

Komputer telah lama berada di masyarakat, namun tidak menangkap perilaku penggunanya. Berbeda saat smartphone digunakan, perilaku konsumen dapat dikumpulkan dalam big data sebagai hasil perekaman aktifitas pergerakan melalui penggunaan GPS, hasil penggunaan akses terhadap internet, hasil komunikasi menggunakan media sosial, hasil interaksi antara konsumen dan produsen dalam menggunakan produk, dan hasil perilaku atau kebiasaan lainnya.

Big data merekam semua data serta kegiatan yang pernah dilakukan untuk kemudian memprediksi apa yang mungkin terjadi di masa mendatang. Dengan demikian, Big Data memiliki jelajah yang jauh melampaui jaringan media sosial karena mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan moderen.

Marr (2017:8) mengungkapkan bahwa ada tiga area utama dalam bisnis yang sangat membutuhkan akses terhadap big data, yaitu improving decision making, improving operations, dan the monetizing of data:

1. Improving decision making

Big data enables companies to collect better market and customer intellegence. With the everincreasing amount of data available, companies are gaining much better insights into what customers want, what they use (and how), how they purchase goods, and what they think of those goods and services. And this information can beused to make better decisions across all areas of the business, from product and service design to sales and marketing and aftercare.

2. Improving Operations

Big data helps companies gain efficiencies and improve their operations. From tracking machine performance to optimizing delivery routes to even recruiting the very best talent, big data can improve internal efficiency and operations for almost any type of business and in many different departments. Companies have even strarted using sensors to track employee movements, stress, health, and even who they converse with and the tone of voice they use, and using that data to improve employee satisfaction and productivity.

3. The Monetizing of data

Data also provides the opportunity for companies to build big data into their product offeringthereby monatizing the data itself

Sehubungan dengan big data perilaku pelanggan, dimulai dari pengumpulan data pelanggan, kemudian dilakukan pengolahan data, dan selanjutnya dianalisa. Hasil analisa data yang diperoleh dari big data dapat digunakan dalam membaca perilaku pelanggan, menangkap perubahan perilaku pelanggan dan yang terpenting adalah memprediksi kebutuhan pelanggan, baik kebutuhan yang sudah ada maupun kecenderung kebutuhan yang akan muncul di masa mendatang.

Mengolah big data menjadi informasi serta dimanfaatkan dalam kecerdasan buatan merupakan sebuah peluang yang disadari oleh beberapa perusahaan, seperti General Electric dengan membentuk GE Digital yang menawarkan layanan otomatisasi produktivitas industri melalui pengumpulan, pengolahan dan penganalisaan data mesin industri agar berproduksi pada tingkat yang paling optimal dan hemat energi. Demikian juga IBM, dengan mesin pembelajar Watson Oncology dan bekerja sama dengan rumah sakit kanker menyodorkan terapi terbaru yang mampu mengakses informasi baru dengan seketika. Tidak mau ketinggalan, Hitachi Ltd mulai menggeser fokus bisnisnya dengan kecerdasan buatan Lumada yang mampu memberi peringatan sebagai hasil dari pemantauan gerak di luar pola rutin para karyawan pabrik melalui kamera pemantau (CCTV) agar proses produksi tidak terganggu (Kompas, 2 Mei 2017: “Data Memberi Daya”). Penggunaan kecerdasan buatan ini mulai marak digunakan di perusahaan-perusahaan di Indonesia (Kompas, 2 Mei 2017: “Kecerdasan Buatan Tidak Terelakkan), seperti: di Perusahaan Jasa Transportasi onLine untuk mengetahui perubahan perilaku pengemudi atau penumpang dalam kegiatan operasional di berbagai kota, di Perusahaan Jasa Teknologi Finansial untuk layanan pinjaman antar pihak, di Perusahaan Jasa Pembelajaran Bahasa Asing untuk penyusunan modul pembelajaran otomatis sesuai respon pemelajar, di Perusahaan Jasa Penyiaran Berita.

INTERNET-BASED SOCIETY

Internet adalah alat transimisi elektronik yang membuat orang dapat memperoleh dan menyampaikan informasi. Diperlengkapi ponsel yang terhubung dengan internet, maka dala hitungan menit ratusan juta orang terkoneksi dalam dunia daring yang menjadikannya „wadah‟ baru dalam menyampaikan pendapat bahkan berekspresi. Marr (2017) mendefinisikan : “The Internet of Things (IoT) refers to devices that collect and transmit data via the Internet and covers everythings from your smartphone, smartwatch, Fitbit band, even your TV and refrigerator”.

Digital Economy

Ada tiga tahapan digitalisasi, sebagai berikut:

Seperti yang dikutip oleh Kustiwan (2017), bahwa Farid Subkhan, profesional di bidang marketing dan smart city menyatakan bahwa ada tiga tahap digitalisasi:

1. Tahap Digitalisasi 1.0, teknologi sebatas menghitung atau mendokumentasi sehingga memudahkan pengambilan keputusan.

2. Tahap Digitalisasi 2.0, teknologi sudah terhubung satu sama lain sehingga menjadi media sosial untuk bersosialisasi.

3. Tahap Digitalisasi 3.0, teknologi memberikan akses bagi publik untuk berpartisipasi aktif memberi tanggapan dan respon

Dalam ilmu ekonomi, indikator penting pertumbuhan ekonomi adalah produktifitas yang mengukur nilai ekonomi yang diciptakan untuk setiap satu unit input, seperti jam tenaga kerja. Semakin tinggi nilainya, menunjukkan adanya perkembangan atau kemajuan perekonomian. Peningkatan jumlah pekerjaan bersesuaian dengan peningkatan produktivitas. Dijelaskan oleh Brynjolfsson & McAfee (2014), bahwa hadirnya bisnis mendatangkan lebih banyak peluang kerja bagi para pekerja, yang merupakan bahan bakar dalam kegiatan ekonomi, dan bahkan menciptakan lebih banyak lagi pekerjaan. Namun, dikatakannya bahwa mulai awal tahun 2000 di Amerika Serikat, produktivitas terukur terus menerus mengalami peningkatan, tetapi pekerjaan mengalami kelesuan. Bahkan sejak tahun 2011, ada gap yang signifikan, yaitu pertumbuhan ekonomi tidak paralel dengan peningkatan penciptaan lapangan pekerjaan. Penjelasan Brynjolfsson & McAfee (2014) bahwa teknologi telah menyebabkan pertumbuhan produktivitas yang sehat dan pertumbuhan pekerjaan yang lemah. Kemajuan teknologi telah menghilangkan kebutuhan terhadap berbagai tipe pekerjaan, sehingga median income tidak mampu meningkat bahkan ketika gross domestic product (GCP) melonjak. Dikatakannya: „It‟s the great paradox of our era. Productivity is at record levels, innovation has never been faster, and yet at the same time, we have a falling median income and we have fewer jobs. People are falling behind because technology is advancing so fast and our skills and organizations aren‟t keeping up”. Teknologi yang telah membuat pekerjaan menjadi lebih mudah, lebih aman, dan lebih produktif, ternyata menurunkan permintaan terhadap berbagai tipe pekerjaan.

Menurut Ketua Umum Indonesia E-Commerce Accosiation, Aulia E. Maurinto, seperti yang dikutip oleh Rachmawati (2017): Indonesia merupakan negara dengan petumbuhan e-commerce tertinggi di dunia. Hal ini dikarenakan gaya hidup masyarakat Indonesia yang sudah semakin digital, membuat nilai transaksi e-commerce di Indonesia tumbuh 39,6% per tahun dan diprediksi akan mencapai 1.000 trilyun pada tahun 2020. Riset dari Bloomberg menyatakan bahwa pada 2020 lebih dari separuh penduduk Indonesia akan terlibat aktivitas e-commerce.

Dampak digital economy terhadap aktivitas kerja, seperti yang dilaporkan Hidayati (2017) sehubungan dengan studi McKinsey Global Institute di 46 negara pada tahun 2017, yaitu:

1.Sebagian besar pekerja akan kehilangan pekerjaan,

2.Sebagian teknisi bekerja dengan mesin yang berevolusi dengan cepat, sehingga harus terus menerus mengembangkan ketrampilan dan Keahliannya,

3.Duapuluh lima persen aktivitas chief executive officer (CEO) akan tergantikan mesin, seperti proses pengambilan keputusan dari analisis laporan keuangan,

4. munculnya pekerjaan-pekerjaan baru yang belum ada sebelumnya, seperti: pengembangan teknologi informasi, manajemen sistem teknologi informasi, pembuat aplikasi perangkat keras,

5. Big data memunculkan kebutuhan terhadap ilmuwan dengan kemampuan mengolah dan menganalisis data secara statistik,

6. Munculnya wirausaha-wirausaha baru baik yang berskala mikro maupun kecil.

Kemunculan wirausaha baru atau start-up business, tidak hanya membutuhkan ide-ide kreatif, namun juga sumber pendanaan. Modal Ventura (venture capital) merupakan lembaga keuangan yang berinvestasi dalam bentuk penyertaan modal tunai dengan memperoleh bagian saham dalam perusahaan yang membutuhkan pendanaan. Sumber pendanaan lainnya dari Crowdfunding. Crowdfunding adalah istilah untuk pengumpulan dana secara daring (online) dari orang-orang di masyarakat yang memiliki modal. Equity crowdfunding merupakan mekanisme pengumpulan dana dari masyarakat secara daring dengan imbalan berupa kepemilikan (saham) di perusahaan penggumpul dana, sedangkan loan-based crowdfunding atau peer-to-peer lending adalah mekanisme pengumpulan dana dari masyarakat secara daring dengan imbalan berupa yield, yaitu bunga pinjaman

Peer-To-Peer Lending (P2P) merupakan perusahaan yang menghubungkan antara orang-orang yang membutuhkan modal usaha, baik untuk memulai usaha (start-up) ataupun untuk melanjutkan usaha kecil menengah, dengan orang-orang di masyarakat yang memiliki dana melalui platform online. Layanan pinjam–meminjam langsung berbasis platform digital merupakan „bantuan tersembunyi‟ dari orang-orang yang menaruh dananya di perusahaan teknologi finansial pinjaman sebagai sumber pendanaan dengan bunga rendah dan tanpa BI checking bagi usaha kecil menengah. Investor dapat melakukan investasi pinjaman dimanapun dan kapanpun, bahkan dapat memantau keuntungannya. Proses pengajuan pinjaman relatif mudah dan pencairan dananya relatif cepat. Ada yang mensyaratkan adanya agunan, dengan tingkat suku bunga yang lebih rendah. Tapi ada juga yang tidak mensyaratkan agunan, namun dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi. Yang menjadi agunannya bermacam-macam, seperti tagihan dari invoice atau kontrak kerja, persediaan barang dagang (inventory), peralatan atau mesin, kendaraan bermotor, hingga tanah dan bangunan. Tenor pinjaman bervariasi mulai dari satu bulan hingga beberapa tahun, sehingga merupakan pinjaman jangka pendek. Cara pembayarannya dengan mencicil bunga tiap bulan dan membayar pokok pinjamannya dengan skema 1, 3, 6, atau 12 bulan karena tidak semua usaha kecil menengah relevan dengan pembayaran pokok bulanan

ERA DISRUPTIF

Schumpeter’s Theory of Creative Destruction Dikutip dari Weis (2015), sehubungan dengan “Theory of Creative Destruction” yang dikemukakan oleh Schumpeter (1950) yang menjelaskan bahwa proses pembaharuan ekonomi terjadi melalui inovasi yang merupakan mekanisme merusak keseimbangan yang tengah terjadi dan kemudian menciptakan yang baru. Dengan demikian, inovasi merupakan faktor fundamental dalam penentu perubahan ekonomi.

Christensen’s Theory of Disruptive Technology

Disruptif adalah sebuah gangguan yang di era digital ini muncul dari hasil inovasi berbasis teknologi dimana kemunculannya menjadi tantangan terhadap kemapanan bisnis yang telah ada. Istilah “Disruptive Technology” pertama kali diperkenalkan oleh Clayton M .

Pernyataannya sehubungan dengan disruptive innovation tersebut kemudian disitasi dalam berbagai artikel jurnal maupun media masa yang kemudian memunculkan perdebatan akibat dari kesalahpahaman pemahaman. Salah satu artikel mempertanyakan: Bagaimanakah Christensen‟s theory of disruptive innovation dapat diaplikasikan secara luas?. Disamping itu, ada penelitian yang melakukan pengujian terhadap Christensen‟ Theory of Disruptive Innovation yang memberikan hasil yang tidak membenarkan teori tersebut, bahkan menyatakan yang sebaliknya bahwa sebagian besar manajer memberikan respon secara efektif terhadap ancaman-ancaman yang berpotensi mengganggu (potentially disruptive threats). Pertanyaan dan penelitian tersebut mendorong King & Baatartogtokh (2015) melakukan pengujian sehubungan dengan seberapa baikkah Christensen‟s theory of disruptive innovation dalam menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dalam bisnis. Studi ini melibatkan 77 kasus untuk menguji empat faktor kunci yang ada pada theory of disruption innovation sehubungan dengan incumbent companies, yaitu:

1. melakukan inovasi yang berkelanjutan (sustaining innovation)

2. menyediakan produk dan jasa melampaui yang dibutuhkan konsumen,

3. memiliki kapabilitas untuk merespon ancaman-ancaman yang menggangu walaupun gagal dalam melawan penggangu-pengganggu potensialnya,

4. Pada akhirnya terjadi pengambilahan pasar

Dalam studinya, Christensen (2006) kemudian menegaskan bahwa disrupsi bukanlah masalah teknologi, melainkan masalah model bisnis.

Lebih lanjut, Christensen et. al (2015) kemudian mengelompokkan topik-topik penelitian disruptive innovation kedalam empat kategori, yaitu:

1. performance trajectories yang menunjukkan dimana disrupsi bisa terjadi,

2. response strategies and hybrids yang memberikan cara-cara bagaimana incumbent menghadapi disruptif,

3. platform businesses yang bermitra dengan startups‟ technology,

4. innovation metrics yang memunculkan kembali merek perusahaan dalam peran barunya. Hal ini dilakukan dengan harapan akan memunculkan diskusi akademik yang kemudian mendorong bukan hanya penyelenggaraan penelitian yang memberikan kontribusi teoritis namun juga penyelenggaraan penelitian empiris yang mempersiapkan perusahaan-perusahaan dalam era disruptif.

Sehubungan dengan adanya „musuh-musuh yang tidak kelihatan‟, menurut Kasali (2017) pelaku bisnis harus senantiasa memikirkan ulang strategi-strategi yang digunakannya dikarenakan adanya kemungkinan gangguan (disrupsi) dari kompetitor baru yang menggunakan penemuan teknologi baru. Untuk itu, beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan adalah:

1. selalu memikirkan kepentingan audiences,

2. Mempersiapkan cara mengatasi disrupsi yang mungkin terjadi,

3. memahami peran budaya,

4. Mengevaluasi sumber daya yang dimiliki,

5. mengevaluasi pola interaksi menuju efisiensi,

6. Melakukan penetapan prioritas tindakan. Kesimpulannya, pada sisi produsen milikilah pola dinamis, yaitu bersedia untuk terus belajar,terus berinovasi, terus bereksperimen untuk mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan baru yang bisa dilakukan.

FIRM LIFE CYCLE

Yang pertama, pada tahapan manakah dalam daur hidupnya perusahaan berada, ternyata tidak dapat ditetapkan dengan mudah. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya tahapa daur hidup perusahaan yang diusulkan sebagai hasil studi atau penelitian. Seperti pada daur hidup manusia (human life cycle) atau pada daur hidup produk (product life cycle), tahapan daur hidup perusahaan (firm life cycle) dibagi ke dalam empat tahapan, yaitu tahap kelahiran (birth or introduction phase), tahap pertumbuhan (growth phase), tahap kedewasaan (maturity phase) dan tahap penurunan (decline phases), Pashley & Philippatos (1990). Ada peneliti yang menggunakan hanya tiga tahapan, Anthony dan Ramesh (1992). Namun ada juga yang menambah satu tahapan, yaitu tahapan kebangkitan (revival phase), Miller & Friesen (1984). Sehubungan dengan tahapan daur hidup perusahaan, pada dasarnya, semua perusahaan akan berada pada tahapan kelahiran (birth phase). Tetapi tidak ada ketetapan berapa lama sebuah perusahaan berada pada tahapan ini. Yang pasti, tahapan ini merupakan tahapan yang paling singkat diantara tahapan lainnya dan tidak diperdebatkan bahwa tahapan kelahiran hanya terjadi satu kali dalam sejarah hidup perusahaan. Setelah itu, perusahaan masuk pada tahapan pertumbuhan. Pada tahapan inilah banyak start-up business yang tidak dapat bertahan.

GENERASI MILENIAL

Generasi Milenial adalah generasi yang terlahir dalam kisaran 1980-2000, sebagian generasi Y (lahir tahun 1980) dan sebagian generasi Z (lahir tahun 2000). Generasi ini dikenal sebagai generasi yang „bergaul erat‟ dengan teknologi komunikasi dan informasi, yaitu: melalui internet berselancar di dunia maya dalam memperoleh informasi dan berkomunikasi melalui sosial media

Sehubungan dengan generasi Y dan Z, hasil penelitian Alvara Research Center yang dikutip oleh Muhammad (2017) mengungkapkan tiga karakter unggul generasi milenial, yaitu

1.creative: berpikir out of the box, kaya ide dan gagasan,

2.confidence: percaya diri sehingga berani mengungkapkan pendapat,
3.connected: pandai bersosialisasi dalam komunitasnya

Alvara Research Center mengemukakan juga bahwa ketergantungan yang tingi pada media sosial mempengaruhi watak generasi milenial yang cenderung bebas, tak memperhatikan aturan formal, etika dan adat istiadat serta tata krama. Disamping itu, dengan mengandalkan pada internet, maka generasi milenial tidak memiliki kebiasaan yang baik, malah cenderung malas, tidak mendalam, tidak membumi, tidak bersosialisasi, lemah dalam nilai kebersamaan, kegotongroyongan, kehangatan lingkungan dan kepedulian sosial. Budaya hidup yang diadop suatu generasi, akan muncul dalam budaya kerjanya

Sehubungan dengan pekerjaan yang sesuai bagi generasi milenial, dari budaya hidupnya sudah dapat diduga bahwa mereka akan memilih untuk bekerja lepas, yaitu tidak terikat waktu kerja dan tidak terikat aturan-aturan di perusahaan. Yang utama bagi generasi milenial adalah memiliki banyak koneksi, dapat mengembangkan keahlian yang bisa jadi merupakan kegemarannya, dapat membuat mereka bekerja kreatif. Kecenderungan bekerja lepas ini dapat diprediksi dari adanya beberapa orang tertentu pada generasi sebelumnya yang menunjukkan sifat seperti generasi milenial sekarang ini. Mereka memilih untuk memiliki usaha sendiri, sehingga dapat menerima pesanan langsung dari konsumen individu. Tapi, tidak sedikit yang mengerjakan pesanan dari perusahaan atau organisasi tertentu. Dengan semakin tingginya persaingan di era digital dan semakin meningkatnya tenaga kerja dari generasi milenial, maka pekerjaan-pekerjaan yang menuntut kreatifitas dan berbasis digital dapat diserahkan kepada mereka untuk dikerjakan di rumah atau di kafe atau di berbagai tempat tertentu lainnya yang diinginkan. Dengan berkolaborasi, perusahaan dapat memperoleh ide kreatif yang didatangkan dari luar perusahaan. Kerjasama seperti ini membuat perusahaan dapat lebih efisien namun juga menjadi lebih kreatif. Dengan demikian, pada masa mendatang, perusahan dapat tetap memiliki karyawan dari generasi sebelumnya yang bekerja di kantor dengan jam kantor seperti yang telah ditetapkan. Sementara, karyawan dari generasi milenial bekerja di luar kantor. Hanya saja, perushaaan perlu memfasilita

MATERI 11 :  PENGENALAN E-COMMERCE & E-BUSSINES

 PENGENALAN E-COMMERCE & E-BUSSINES     DEFINISI E-COMMERCE Istilah E-Commerce mulai muncul di tahun 1990-an rnelalui adanya insiatif un...